Minggu, 08 April 2012

Belajar Filosofi Semut

Advertiser

Belajar Filosofi Semut, bahpong mau nerusin filosofi dari Jim Rohn tentang semut. Kenapa semut?? karena sekarang lagi tenar-tenarnya game fb Perjuangan Semut. hehehehehehehe. Semut punya suatu bidang ilmu yang diturunkan dari satu generasi ratu semut ke generasi ratu semut berikutnya, ilmu itu dalam koloni semut sering disebut sebagai Filosofi Semut. Filosofi Semut sederhana namun sangat hebat.
Belajar Filosofi Semut

Semut mempunyai empat filosofi yang luar biasa:

  • Pertama, semut tidak pernah menyerah. Bila kamu menghalang-halangi dan berusaha menghentikan langkah mereka, mereka selalu akan mencari jalan lain. Mereka akan memanjat ke atas, menerobos ke bawah atau mengelilinginya. Mereka terus mencari jalan keluar. Suatu filosofi yang bagus, bukan? Jangan sekali-kali menyerah untuk menemukan jalan menuju tujuan kamu.
  • Kedua, semut menganggap semua musim panas sebagai musim dingin (kalo semut di Indonesia gimana ya?? kan gak ada musim panas atau musim dingin, mungkin semut di Indonesia menganggap musim kemarau sebagai musim hujan kali ya). Ini adalah cara pandang yang penting. Kamu tidak boleh menjadi begitu naif dengan menganggap musim panas akan berlangsung sepanjang waktu. Semut-semut mengumpulkan makanan musim dingin mereka di pertengahan musim panas. Sebuah kisah kuno mengajarkan, "Jangan mendirikan rumahmu di atas pasir di musim panas." Mengapa kita membutuhkan nasehat tersebut? Karena sangat penting bagi kita untuk bersikap realitis. Di musim panas anda harus memikirkan tentang halilintar. Anda seharusnya memikirkan badai sewaktu anda menikmati pasir dan sinar matahari. Berpikirlah ke depan.
  • Ke tiga, semut menganggap semua musim dingin sebagai musim panas (kebalikan no, 2 ni, tapi kayaknya semut Indonesia gak termasuk deh). Ini juga penting. Selama musim dingin, semut mengingatkan dirinya sendiri, "Musim dingin takkan berlangsung selamanya. Segera kita akan melalui masa sulit ini." Maka ketika hari pertama musim semi tiba, semut-semut keluar dari sarangnya. Dan bila cuaca kembali dingin, mereka masuk lagi ke dalam liangnya. Lalu, ketika hari pertama musim panas tiba, mereka segera keluar dari sarangnya. Mereka tak dapat menunggu untuk keluar dari sarang mereka.
  • Terakhir, ke empat, seberapa banyak semut akan mengumpulkan makanan mereka di musim panas untuk persiapan musim dingin mereka? Semampu mereka! Filosofi yang luar biasa, filosofi "semampu mereka".

Bahpong mengambil 4 pesan moral dari Belajar Filosofi Semut yang bisa diajarkan kepada filosofi kemanusiaan, yaitu:
  • Jangan menyerah
  • Lihatlah ke depan
  • Bersikaplah positif
  • Lakukan sekuat tenaga anda
Ok sob, sekian dongeng bahpong tentang Belajar Filosofi Semut.

1 komentar so far

filosofi seperti ini musti masuk dalam kurikulum sekolah. Karena sekolah selalu mengajarkan kita untuk selalu bersaing.


EmoticonEmoticon