Kamis, 05 Juli 2012

Pelajaran dari Seekor Keledai

Advertiser

Pelajaran dari Seekor Keledai, bahpong sudah pernah mendongeng tentang beruang, semuat dan belalang, kali ini bagpong akan mendongeng tentang keledai. Kenapa keledai? kita tau bahwa keledai sering diumpamakan sebagai binatang yang (maap) bodoh, terus apa yang bisa kita ambil dari keledai yang (maap) bodoh itu? Na ini yang akan jadi bahan dongen bahpong kesempatan kali ini. Tapi sebelumnya ada yang belum tau keledai itu seperti apa? liat gambar di bawah ini.
Keledai yang Cerdas

OK, langsung aja bahpong berdongeng Pelajaran dari Seekor Keledai:
"Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Sementara si petani, sang pemiliknya, memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun karena berbahaya. Jadi tidak berguna menolong si keledai. Ia mengajak tetangganya untuk membantu-nya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia meronta-ronta. Tetapi kemudian, ia menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang melihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu

Si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, namun si keledai juga terus menguncangkan badannya dan kemudian melangkah naik. Si keledai akhirnya bisa meloncat dari sumur dan kemudian melarikan diri."

Pelajaran yang bahpong ingin sampaikan dari kisah Seekor Keledai di atas:
Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepada kita, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari "sumur" (kesedihan dan masalah) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari "sumur" dengan menggunakan hal-hal tersebut
sebagai pijakan.

Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari "sumur" yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah. Guncangkanlah hal-hal negatif yang menimpa dan melangkahlah naik.

OK, sekian aja dongengnya, karena bahpong udah kelaparan ni, mau cari sarapan dulu. semoga kita bisa mengambil Pelajaran dari Seekor Keledai.

1 komentar so far

postingan yang baguds tentang Pelajaran dari Seekor Keledai


EmoticonEmoticon