Sabtu, 13 Desember 2014

Nelayan Malaysia Menyerang Nelayan Indonesia, Apakah Imbas Dari Kebijakan Penenggelaman Kapal ?

Advertiser

bahpongdotcom - Nelayan Malaysia Menyerang Nelayan Indonesia, Apakah Imbas Dari Kebijakan Penenggelaman Kapal ?. Sikap tegas pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia, ternyata mempunyai imbas yang cukup panjang. Nelayan Malaysia menyerang nelayan Indonesia asal Tanjung Balai di perairan Selat Malaka, Sumatera Utara (Sumut)diduga sebagai aksi balas dendam.
penenggelaman kapal,illegal fhising
penenggelaman kapal asing yang mencuri ikan di perairan Indonesia
"Penyerangan di perairan Selat Malaka itu saat nelayan sedang menangkap ikan. Nelayan baru dua hari berada di tengah laut. Biasanya, nelayan seminggu mencari ikan di tengah lautan. Serangan nelayan Malaysia membuat nelayan kami memutuskan tali jaringan dan kemudian menyelamatkan diri," ujar pemilik kapal nelayan Tanjung Balai, Riswati, Jumat (12/12).
Berdasarkan kronologis penyerangan, kapal nelayan Indonesia dengan awak penumpang 13 orang, diserang enam kapal nelayan asal Malaysia. Kapal nelayan Indonesia  asal Tanjung Balai langsung dilempari benda keras dan tajam. Tidak hanya itu, pelaku penyerangan mau menabrak kapal nelayan Tanjung Balai. Buntut penyerangan ini  membuat nelayan asal Tanjung Balai tidak berani melaut. Bahkan, korban penyerangan masih trauma atas kejadian itu. Kasus penyerangan ini sudah dilaporkan ke Angkatan Laut.
“Ada seorang nelayan yang mengalami luka akibat penyerangan tersebut. Selain itu, penyerangan oleh nelayan negeri jiran itu membuat pihaknya mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta. “ujar pemilik kapal nelayan Tanjung Balai, Riswati. 
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Riswati, serangan oleh nelayan Malaysia itu terjadi, Minggu (7/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Serangan itu datangnya tiba - tiba. Enam kapal penyerang dengan awak kapal diduga mencapai puluhan orang, melaju dengan kecepatan tinggi. "Jika tidak memotong jaring ikan maka kemungkinan nelayan yang diserang tidak akan selamat," sebutnya. 

Riswati mengkhawatirkan, kejadian yang sama bisa terulang kembali jika aparat keamanan tidak meningkatkan pengamanan di tengah perairan Indonesia. Bahkan, penyerangan itu bisa membuat nelayan Indonesia akan menyerang nelayan Malaysia jika ketemu di tengah perairan. 155/FMB (Suara Pembaruan)

Sumber: http://www.beritasatu.com/


EmoticonEmoticon